Agar Rumah Tangga Sampai Ke Surga

Islam mengatur segala urusan, mulai dari yang besar sampai yang kecil, termasuk urusan rumah tangga yang tentunya bukan sebuah urusan yang remeh. Dalam Islam, perceraian diperbolehkan, meskipun hal itu dibenci Allah. Namun jika sebuah masalah rumah tangga sudah tidak bisa diurai dengan baik dan malah menimbulkan mudharat yang lebih besar, perceraian dapat menjadi solusi. Solusi terakhir tentu saja.

Oleh karena itu, tentunya rumah tangga yang diharapkan oleh setiap suami dan istri adalah rumah tangga yang sakinah, mawaddah, rahmah, sekaligus barakah. Rumah tangga yang tidak hanya langgeng di dunia namun juga di surga. Tapi, bagaimana mungkin sebuah rumah tangga dapat langgeng di surga jika di dunia saja, bahtera itu terancam karam?

Ada pilar-pilar yang harus ditegakkan demi keutuhan sebuah mahligai bernama rumah tangga. Pilar-pilar Menjaga Keutuhan dan Kebahagiaan Rumah Tangga yang disajikan disini adalah intisari dari kajian umum yang diselenggakan di Masjid Al Hidayah, Yogyakarta pada Ahad (31/1) lalu, yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Sufyan Baswedan, M.A., doktor hadits alumnus Islamic University of Madinah.

Pilar pertama: Keimanan

Rumah tangga yang didasari keimanan akan lebih kokoh daripada yang didasari hal lain, misalnya cinta atau pemenuhan kebutuhan biologis semata. Pasangan suami istri yang beriman kepada Allah akan menganggap pernikahannya sebagai salah satu cara beribadah kepada Allah. Mereka akan saling membahagiakan pasangannya untuk meraih ridha Allah. Iman kepada hari akhir akan membuat suami istri hidup lebih qana’ah. Bagi mereka, hidup susah di dunia jauh lebih baik daripada hidup susah di akhirat. Pun demikian iman kepada qada dan qadar. Dengan mengimaninya, membuat pasangan suami istri semakin tabah menghadapi apapun yang menghampiri rumah tangganya, baik nikmat maupun cobaan. Ada beberapa cara yang dianjurkan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam untuk mempertebal keimanan dalam rumah tangga, antara lain:

  • memperbanyak shalat sunnah di rumah, khususnya qiyamul lail
  • menghidupkan rumah dengan bacaan Al Qur’an, khususnya Surat Al Baqarah sebagai penangkal syaithan. Percekcokan rumah tangga yang kerap terjadi adalah akibat bisikan syaithan yang merasuki suami atau istri. Dengan membaca Surat Al Baqarah insya Allah percekcokan rumah tangga dapat dihindari.
  • menghidupkan rumah dengan sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, seperti membaca do’a masuk rumah, do’a keluar rumah, do’a masuk kamar mandi, dsb.

Pilar kedua: Ilmu agama

Suami istri, setelah menikah hendaknya tetap menimba ilmu agama. Hal ini dapat dilakukan dengan cara seperti menghadiri majelis ilmu, belajar dari buku/kitab yang shahih, menghadirkan orang shalih untuk mengajarkan ilmu di rumah, suami membimbing istri, dll. Menuntut ilmu agama hukumnya wajib. Jika keduanya merasa belum baik agamanya, wajib menuntut ilmu pada seorang guru. Anak-anak juga wajib diajarkan ilmu agama agar menjadi anak-anak yang shalih shalihah mampu menjadi investasi akhirat kedua orang tuanya.

Pilar ketiga: Aspek sosial

Aspek sosial di sini lebih menekankan adanya diskusi dan perbincangan antar suami istri. Bagaimana mendidik anak, bagaimana mengatur finansial, dsb. Diskusi dan musyawarah dimaksudkan agar tercapai suasana yang hangat dan akrab antar suami istri, karena niat yang baik belum tentu terwujud dalam perbuatan yang baik. Hendaknya selalu menjunjung adab dalam pergaulan antara suami dan istri. Jika mendapati kesalahan dilakukan oleh salah satu pihak, hendaknya pihak yang lain mengingatkan dengan cara yang baik dan lemah lembut.

Demikian tiga pilar yang disampaikan oleh Ustadz pada kajian umum Ahad lalu. Insya Allah jika masing-masing suami istri menerapkan dalam rumah tangganya, mahligai itu akan kokoh dan utuh tidak hanya di dunia, bahkan sampai ke surga. Insya Allah. Aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s