Ibu Tanpa Lelah

Ada yang luput saya sadari dalam pengasuhan anak di mata seorang ibu rumah tangga. Bahwa seharusnya tugas utama seorang ibu itu tak melulu berkutat di seputar pengerjaan tugas-tugas rumah tangga yang sempurna, melainkan juga mendampingi tumbuh kembang anak-anak mereka setiap detiknya. Memastikan bahwa tidak ada satu momenpun yang terlewat kita saksikan karena kesibukan mengurus rumah yang menguras waktu dan tenaga.

Hari kemarin saya disadarkan oleh dua tulisan yang menyentil ibu manapun, baik ibu rumah tangga maupun ibu bekerja, bahwa selama ini jauh lebih sering anak-anak kita yang mengisi hari-hari kita ketimbang kita mengisi hari-hari mereka. Mungkin sosok kita ada di dekatnya, namun hati kita tidak hadir membersamai mereka. Saat mereka mengajak kita bermain, kita ogah, beralasan sibuk, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Saat pekerjaan kita sudah selesai dan mereka kembali mengajak kita bermain, kita kembali beralasan. Lelah setelah sekian jam mengurusi rumah. Lalu kita biarkan mereka berjam-jam memelototi gadget atau televisi. Kita relakan anak-anak kita diasuh oleh benda mati yang menghasilkan gambar-gambar yang seolah nyata itu.

Lalu, apakah kita tak sedang bercanda kalau berkata bahwa anak-anak kita adalah segalanya?

Jadi kesimpulannya, mari tidur lebih larut, bangun lebih pagi, kerjakanlah pekerjaan rumah pada saat anak sedang terlelap, sehingga pada saat mereka terbangun kita sudah siap membersamai dan mengisi hari-hari mereka. Tapi tidak usah terlalu perfeksionis, sampai memaksakan diri yang justru akan membuat kita ambruk. Proporsional saja. Toh pekerjaan rumah bisa menunggu. Pekerjaan rumah akan selamanya ada dan tidak akan beres juga walaupun kita terus-menerus mengerjakannya. Tapi anak-anak kita tidak selamanya kecil dan selalu mengharapkan kehadiran kita. Jadi selagi mereka masih membutuhkan kita, mari kita sediakan kualitas dan kuantitas terbaik dari diri kita untuk membersamai mereka.

Jadilah ibu yang tanpa lelah mendampingi mereka tumbuh dan berkembang optimal. Insya Allah. Semoga Allah kuatkan kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s