Ruma & Her Books

Sebagai seorang ibu pencinta buku yang ingin anaknya juga gandrung sama buku, saya selalu berusaha membelikan buku-buku anak yang bermutu untuk Ruma. Karena tidak ingin Ruma mengenal dan mengidolakan karakter-karakter yang sering muncul di TV, buku-buku bermuatan Islam tentu selalu menjadi target utama saya.

Saya mulai membelikan buku untuk Ruma sejak usianya menjelang dua bulan. Beda tipis lah ya sama ibu-ibu kece yang udah nyicil beliin buku-buku mahal dan berkelas macam Halo Balita bahkan sejak anaknya masih di dalam kandungan, hihi. Tapi at least lumayanlah ya, daripada ngga sama sekali kan?

Her very first book adalaaah.. 25 Kisah Keajaiban Rasulullah SAW terbitan DAR! Mizan yang kini entah kemana. Bahkan saya pun sempat lupa banget kalau punya buku itu dan lupa judulnya — baru nemu sekarang lewat ubek-ubek webnya Mizan, maklum cuma inget penerbitnya. Waktu umur 2 bulan itu, bacainnya ya masih, gitu deh, taulah bacain bayik gimana, apalagi buku yang saya beli itu tergolong buku minim gambar tapi tulisannya lumayan banyak. Jadi sepertinya tidak berkesan deh buat Ruma. Lhawong saya aja lupa loh, apalagi Ruma kan? Tapi semoga enggak deh.

Lalu, ketika usianya sekitar 3-4 bulan, saya mulai nyari-nyari softbook. Ngga nyari ding sebenernya. Jadi ceritanya gini, saya yang waktu itu berada di salah satu toko perlengkapan bayi mendadak tertarik sama salah satu mainan seharga 60an ribuan itu. Ternyata namanya sensory softbook for baby dari Skip Hop. Lucu deh. Kayaknya cocok banget buat Ruma. Jadi itu softbook bentuknya pohon apel yang ada burung hantunya gitu. Trus di dalamnya ada bentuk-bentuk daun, gambar tupai, buah apel, cermin, dll. Lengkap untuk menstimulasi sensorinya. Padahal jaman segitu mana ngerti tu istilah sensori, hihi. Bukunya bisa bunyi tuit tuit kayak balon gitu kalau dipencet, trus bisa menghasilkan suara kresek-kresek karena ada daun yang diplastikin, trus ada bulu-bulu yang lembut kalau disentuh, ada cerminnya juga. Ruma cukup senang dengan buku ini, walaupun tanpa teks. Jadi kalau saya “bacain,” murni improvisasi sendiri. Seringnya ga konsisten gitu cerita hari ini dan hari berikutnya. Buku ini cukup lama nangkring di strollernya.

Usia 6 bulan di suatu pameran buku islami, saya membelikan Ruma sebuah buku cerita anak dari Gema Insani Press berjudul Selamat Tidur, Loreng! karya Emmy Soekresno, seorang pendongeng. Isi bukunya bagussss banget. Bahasanya renyah, trus pesan moralnya juga dapet. Ruma juga terlihat menikmati kalau dibacain. Sayang beli buku ini pas usianya masih kecil dan belum mudeng kalau buku itu bukan untuk dirobek. So, buku bagus ini tinggal kenangan.

Selanjutnya ketika usianya 7-8 bulan gitu sepertinya ada buku pemberian dari Yangti, yakni buku bantal Mengenal Huruf Hijaiyah – Dari Alif Sampai Ya dari Buku Kainku. Bukunya lumayan lucu, bisa buat ngenalin nama-nama hewan sekaligus bahasa Arabnya. Sampai sekarang buku ini masih terawat dengan baik. Lalu pada saat usianya sekitar 14 bulan, Yangti maringi buku lagi. Kali ini buku cerita dan mewarnai berjudul Kisah Sang Itik dan Si Koi dari CV Mutiara Ilmu. Karena Ruma belum bisa mewarnai, jadinya diwarnainya asal-asalan dan buku ini juga nyaris ga pernah saya bacakan untuk Ruma. Bukannya apa-apa, ada gambar ikannya. Gede banget lagi. Saya kan phobia sama gambar ikan. Aduh ampun deh, ibu macam apa saya inih.

Lalu saya mulai jarang membelikan Ruma buku. Jaman ini lagi pengen ngebeliin dia baju muslimah dan jilbab. Jadi saya jarang buanget belanja buku. Mulai ngebeliin buku lagi pas usianya masuk 18 bulan apa ya? Buku selanjutnya berturut-turut adalah Jagalah Allah, Allah Akan Menjagamu (Kautsar Kids), Kisah Nabi dan Rasul 1-7 (Media Sholih), 22 Kisah Ya Bunayya (Gema Ilmu), e-book Arabic untuk Anak Muslim, dan Sejarah Kehidupan Rasulullah, Nabi Muhammad (Perisai Qur’an Kids). Kesimpulan saya untuk buku-buku ini, Ruma belum terlalu ngerti dan belum terlalu tertarik. Aduuuh, saya mulai pesimis. Akankah anak saya ini jadi pencinta buku seperti ibunya atau tidak ya? Tapi ya memang buku-buku yang saya beli tadi masih tergolong “berat” untuk anak-anak. Jadi yaudah deh, santai aja. Saya mulai nurunin standar. Alias ga terlalu sering beliin buku-buku lagi. Mungkin memang belum waktunya suka buku, gitu fikir saya.

Terus ga sengaja saya nemu e-book Membuat Anak Gila Membaca tulisan Pak Fauzil Adhim. Disitu beliau menuliskan pengalaman beliau membuat ketujuh putra-putrinya suka membaca. Ternyata putri pertama beliau yang bernama Fathim sudah mulai dibacakan buku sejak awal kelahirannya. Tapi bacainnya istiqomah dan konsisten. Walaupun usia bayi nampaknya belum ngerti, dengan kebiasaan yang berulang dan terus-menerus, si bayi akan terbiasa dan sangat menikmati proses reading aloud yang dilakukan oleh orangtuanya. Dan efeknya, belum masuk usia satu tahun saja Fathim hampir setiap hari selalu membuat orangtuanya begadang membacakan buku-buku untuknya dan tak ada mainan yang lebih menarik baginya selain buku. Masya Allah.

Sayapun merasa terlambat. Dulu pas masih bayi bacain buku kadang-kadang banget. Dan kalau mau ngeboboin, kan pasti menyusui. Mana mungkin menyusui sambil membacakan buku kan? Yah, harusnya dulu Pepenya yang bacain buku ya. Nyesel deh, terlambat. Tapi kata Pak Fauzil lagi, tidak ada kata terlambat kok. Memberi pengalaman pramembaca yang menarik dan tidak mudah dilupakan salah satunya dengan menggunakan wordless picture book alias WPB. Itu lho, buku cerita bergambar yang dikhususkan buat anak-anak dengan teks yang sedikit. Ya, nampaknya dari buku-buku koleksi Ruma yang ngga terlalu banyak itu belum ada buku cerita khusus untuk bayi dan batita dengan gambar-gambar menarik dan bahasa yang mudah dipahami.

Okelah,  kini saya sedang semangat-semangatnya untuk berburu buku anak lagi. Karena seiring bertambah usianya, Ruma sudah tertarik dibacakan buku, bahkan sekarang rutinitas sebelum tidurnya adalah minta dibacakan buku. Buku-buku Ruma pun kini sudah lebih beragam. Mulai dari WPB sampai buku dengan teks yang cukup banyak namun bahasanya tidak rumit dipahami. Semoga ketika sudah bisa membaca sendiri nanti, Ruma suka dengan buku-buku itu.

List Buku Ruma dari 24 bulan sampai usianya kini 31 bulan:

  1. 26 bulan: buku aktivitas Muslim Sticker Book (Al-Qudwah Publishing), lumayanlah uda ditempel stiker-stikernya meski masih diarahkan dan miring-miring
  2. 27 bulan: boardbook Aku Sayang Adik (DAR! Mizan), cukup suka dan cukup sering dibacakan meskipun sekarang uda bosen
  3. 27 bulan: buku interaktif Mengenal Warna Merah (Tiga Ananda), jarang dibuka padahal menarik loh menurut saya
  4. 27 bulan: buku cerita-aktivitas Mengenal Ciptaan Allah SWT (Kautsar Kids), bagus penuh gambar menarik tapi sayang anaknya ga terlalu tertarik karena topiknya masih cukup berat, bumi dan planet-planet gitu
  5. 27 bulan: buku buat saya sebenarnya Membuat Anak Gila Membaca (Pro-U Media), tapi di akhir buku ada semacam bonus yakni cerpen untuk anak karya Pak Fauzil yang bertujuan untuk menumbuhkan kecerdasan eksistensial anak, tanpa gambar-teks semua, namun Ruma malah sukaaaa banget dibacain kisah Nafis yang berbudi luhur ini. Sepertinya dengan cerita ini Ruma mulai tertarik dan menikmati dibacakan buku
  6. 28 bulan: majalah kreativitas Mombi, ya ampun yang ini malah suka banget karena ceritanya pendek-pendek, gambar lucu dan menarik, warna-warni. Ruma suka semua cergamnya dengan tokoh Mombi dan Kuji
  7. 29 bulan: cergam Cerita Si Kucing, Cerita Si Jerapah, Cerita Si Kelinci (Gema Insani Press), cukup suka dan menikmati karena gambarnya lucu-lucu, teks sedikit dan interaktif
  8. 29 bulan: boardbook Cilukba! (Rabbit Hole) suka karena ceritanya sederhana dan ada adegan yang selalu minta diulang dan diperagakan sama Ruma, yakni pas si tokoh dipeluk sama ayah ibunya dan mereka mengatakan kepada si tokoh, “Kami Menyayangimu”
  9. 30 bulan: buku anak Kisah Istimewa Al Qur’an untuk Anak (Kautsar Kids), bagus tapi belum terlalu betah dibacainnya karena teksnya masih terlalu panjang
  10. 30 bulan: cergam berturut-turut Aku Selalu Bangun Pagi, Aku Rajin Membaca, Ummu Sulaim, Seri Mengenal Allah 1-5 (Gema Insani Press), paling menikmati dibacakan adalah Aku Selalu Bangun Pagi, yang lain tampak kurang tertarik
  11. 30 bulan: dari Yangti, buku cerita campur komik Nabi Muhammad Pun Bercerita (Rumah Pensil Publisher), cerita favoritnya Nabi Sulaiman dan Dua Orang Ibu, komik favorit Bayi Pintar, ada beberapa dialog yang sama Ruma suka diulang-ulang, seperti “Maaf, Cingmiau” dan “Gak Awu Ah”
  12. 31 bulan: dari Bulek Ici, puzzle book Winnie the Pooh Rencana Pooh, Permainan-permainan Raksasa (Elex Media), lucu tapi masih belum bisa masang puzzlenya, jarang saya kasih kesempatan juga sih
  13. 31 bulan: soundbook hijaiyah dari Lumalumi, buat belajar huruf hijaiyah, baru bisa tracing huruf alif, suka sama gambar-gambarnya
  14. 31 bulan: buku orang tua tapi didesain untuk bisa dinikmati anak Parenting In Stories (Rumah Pensil Publisher), suka dan menikmati dibacakan cerita tertentu yang dekat dengan dirinya, ada cerita sedih dan membuat saya menangis maka dia jadi tidak mau dibacakan, tapi mau kalau dibacakan ayahnya
  15. 31 bulan: paket buku Halo Balita (Pelangi Mizan), sukaaa banget dan bisa betah dibacakan kisah-kisah Saliha di Hello Kids, belum terlalu saya eksplorasi sih, karena belum ada rak yang bisa menampung buku-buku itu
  16. 31 bulan: boardbook Suara Apa Itu? dan cergam Bella dan Balon Merah (Rabbit Hole), belum terlalu saya eksplorasi

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s