NHW #2: Indikator Profesionalisme Perempuan

Pekan kedua kelas matrikulasi IIP ini diisi dengan materi bergizi yakni “Ibu Profesional, Kebanggaan Keluarga.” Nah, apa sih definisi ibu profesional? Kalau dari materi yang didapat kemarin ibu profesional adalah seorang perempuan yang:

  1. bangga akan profesinya sebagai pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya; serta
  2. senantiasa memantaskan diri dengan berbagai ilmu, agar bisa bersungguh-sungguh mengelola keluarga dan mendidik anaknya dengan kualitas yang sangat baik.

Untuk itu, sebagai seorang perempuan harus terus berusaha dengan meningkatkan profesionalismenya sebagai seorang individu, istri dan ibu. Nah, dalam NHW #2 ini kami diberi tugas untuk membuat checklist indikator profesionalisme perempuan sebagai individu, istri dan ibu.

Ya sudah, daripada berpanjang lebar ria, langsung saya yuk bikin indikatornya.

Individu Profesional

  • sebagai hamba Allah: shalat 5 waktu di awal waktu (maksimal 1 kali tidak awal waktu dalam satu hari), shalat sunnah tahajud dan dhuha setiap hari , shalat rawatib minimal 6 raka’at setiap hari, dzikir pagi dan petang setiap hari, membaca tafsir Quran setiap hari, menghafal Quran one shalat one ayat dan mengulang hafalan setiap hari, puasa sunnah Senin dan Kamis kecuali saat hari libur atau sakit
  • manajemen waktu dan disiplin diri: tepat waktu (toleransi maksimal 10 menit dari kesepakatan dan jadwal), gadget time maksimal 2 jam setiap hari, membuat rencana kegiatan dan dievaluasi setiap hari
  • menuntut ilmu agama dan kepengasuhan: menghadiri majelis ilmu sepekan sekali dan kajian terkait kepengasuhan sebulan sekali
  • cita-cita sebagai penulis: membuat tulisan di blog setiap hari

Istri Profesional

  • selalu taat dan patuh pada suami
  • selalu berbicara lemah lembut dan menunjukkan wajah cerah
  • mengurangi marah-marah pada suami, kalau ingin marah lebih baik dalam bentuk tulisan
  • selalu berusaha tepat waktu dan tidak lelet ketika akan pergi bersama suami (maksimal toleransi 5 menit dari kesepakatan)
  • berpenampilan menarik di depan suami (sepekan dua kali mengenakan pakaian rumah yang bagus)
  • melakukan pekerjaan rumah tangga: memasak dan menyetrika pakaian dilakukan secara bergantian setiap dua hari sekali, mencuci piring sehari satu kali, membersihkan kamar mandi sepekan sekali
  • belajar membuat kue minimal sepekan sekali

Ibu Profesional

  • berkegiatan bersama anak minimal sehari satu kegiatan bertujuan
  • membacakan buku setiap hari
  • berkisah setidaknya satu kisah per hari
  • ngobrol setiap hari
  • mengajak shalat dan muroja’ah hafalan anak setiap hari
  • gadget free saat bersama anak
  • berbicara lemah lembut pada anak
  • mengurangi ngomel dan mengeluhkan tingkah laku anak
  • sama sekali tidak bertengkar dengan pasangan di depan anak (kalau mau marah sebaiknya ditulis)

Memang indikatornya simpel sekali ya. Yah, yang simpel begini saja bagi saya juga masih berat. Semoga Allah beri kemudahan untuk bisa mencapainya. Aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s