NHW #6: Ibu Manajer Keluarga

Di tengah pemulihan pasca sakit, sehingga hanya ditulis dengan tulisan tangan. Semoga tetap bisa terbaca.

Revisi pasca review NHW #6

Untuk penjadwalan yang lebih efektif, hendaknya aktivitas harian dimasukkan dalam 4 kuadran, yakni: PENTING – MENDESAK, PENTING – TIDAK MENDESAK, TIDAK PENTING – MENDESAK dan TIDAK PENTING – TIDAK MENDESAK.

Jadi, untuk aktivitas harian saya, saya buat seperti ini:

  1. aktivitas penting dan mendesak: ibadah, membersamai anak dan melayani suami, mengerjakan pekerjaan di kantor
  2. aktivitas penting dan tidak mendesak: menulis (termasuk mengerjakan NHW dan menyimak materi matrikulasi), membaca buku, menghubungi keluarga, menulis jurnal harian, mencari referensi aktivitas anak, browsing resep masakan
  3. aktivitas tidak penting dan mendesak: memasak, menyetrika pakaian, mencuci piring dan beberes dapur
  4. aktivitas tidak penting dan tidak mendesak: skroling timeline media sosial, membaca semua chat di Whatsapp grup lalu clear chat, blogwalking

Lalu beginilah jadwal harian yang sudah sedikit direvisi:

02.00 – 02.30 : bangun tidur, cuci piring, beberes dapur

02.30 – 03.00 : mengisi jurnal harian, menghubungi keluarga

03.00 – 04.00 : qiyamul lail, tilawah, muroja’ah, setoran hafalan (kalau sedang haidh ya bisa menyetrika atau memasak)

04.00 – 05.00 : memasak atau menyetrika (opsional tergantung kondisi setrikaan menumpuk atau tidak, kalau menumpuk ya tidak jadi memasak, beli lauk saja), waktunya shalat Subuh ya shalat Subuh dan dzikir pagi

05.30 – 06.00 : mendampingi anak beraktivitas fisik, atau beli lauk bersama anak kalau tidak memasak

15.00 – 15.15 : shalat Asar, dzikir petang

15.15 – 16.00 : menulis, membaca buku, mencari referensi aktivitas anak, browsing resep masakan

19.00 – 20.00 : kondisikan anak untuk tidur, lakukan bedtime routine, bacakan buku, ceritakan kisah, saya pun akan tidur juga di jam ini

20.00 – 02.00 : tidur

Untuk aktivitas di hari libur, biasanya menyesuaikan acara pada hari itu, apakah ada kajian, seminar, mengunjungi orang tua dan mertua, kondangan, rencana memasak masakan spesial atau membuat kue, sehingga lebih fleksibel dari hari biasa.

Semoga bisa istiqamah dan strict to the schedule.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s