marriage

Stop Kepo 3 Akun Ini Setelah Menikah

Era sosmed seperti sekarang memang bagai pisau bermata dua ya. Berbagai kemudahan ditawarkan di sana, dari kemudahan mencari informasi terkait dunia anak, sampai informasi terkait masa lalu kita, ups.

Iya, saya mau ngomongin mantan. Mantan di sini ngga cuma mantan pacar, bisa juga mantan orang yang kita kagumi dulu plus gagal menikah dengannya, atau mantan calon pasangan alias sudah mau jadi pasangan, tapi ngga berakhir di pelaminan. Kalau orang yang langsung menikah dengan cinta pertamanya mah, beruntung banget, ngga perlu menghadapi hal ini. Tapi tentu ada di antara kita yang harus melalui perjalanan berliku sebelum dipertemukan dengan pasangannya saat ini.

Nah, tulisan ini dibuat untuk kita yang harus menempuh jalan berliku sebelum bertemu jodohnya.

Namanya pernikahan, tentu ngga selamanya yang terjadi adalah yang indah-indah saja. Kadang ada masalah yang bahkan membuat kita sempat berfikir, ah andai aku tidak menikah dengannya. Andai dulu nikahnya sama si anu, si ini, si itu, si siapalah asal bukan pasangan kita yang ini, hehe pernah ngga?

Habis gitu langsung deh keinget sama dia yang ada di sono, yang dulu pernah kita tolak lah, yang dulu gagal nikah karena suatu hal lah. Lalu apa yang kita lakukan? Stalking sosmed pasti. Pengen tau, gimana ya kabar dia sekarang?

Gambar dari Pinterest

Eits, sebelum dilanjutkan keponya, simak dulu nih akun-akun sosmed yang sebaiknya ngga perlu kita stalking demi kesehatan pernikahan.

Satu, akun mantan

Mantan ini, seperti yang saya sebutkan di awal, ngga harus mantan pacar, bisa juga kakak tingkat yang dulu kita kagumi, atau seseorang yang awalnya sudah akan menikah dengan kita, namun batal.

Kenapa ngga boleh? Tentu kita tahu jawabannya. Hal ini ngga baik untuk kesehatan hati. Hati kita ini lemah. Ada masalah sedikit dengan pasangan lalu buka sosmed mantan, apa ngga tambah bikin ngebandingin pasangan dengan mantan? Ngga bakal tambah bikin berandai-andai lagi?

Padahal ya, belum tentu kalau kita nikahnya sama si mantan, ngga akan mengalami masalah. Bahkan bisa-bisa masalahnya jauh lebih berat dari yang sedang dialami bersama pasangan.

Jadi, harus gimana dong? Kalau kata saya, dari awal menikah dengan pasangan, putuskan hubungan apapun dengan mantan. Hapus nomor HP, buang benda kenangan atau apapun yang mengingatkan padanya, hapus hubungan pertemanan di akun manapun. Jadi, ngga boleh nih berteman sama mantan? Aduh, jangankan mantan, sama orang lain yang bukan mantan tapi lain jenis aja sebaiknya ngga perlu dekat-dekat kok. Karena sekali lagi, hati ini lemah sementara fitnah menyambar-nyambar.

Dua, akun mantannya pasangan

Ini untuk kita yang hubungannya dengan pasangan sangat terbuka, dalam artian pernah saling menceritakan masa lalu masing-masing. Karena ada juga pasangan suami istri yang setelah menikah, sama sekali ngga pernah membicarakan masa lalu masing-masing.

Kadang sebagai perempuan, kita suka tergoda untuk penasaran, siapa sih, atau seperti apa sih perempuan yang pernah mencuri hati suamiku? Dan kalau sudah dikasih tau malah ngamuk kitanya, hehehe. Iya ngamuk kalau ternyata doi jauh lebih cakep dari kita, lebih jago masak, lebih shalihah dan lebih-lebih lainnya.

Maka dari itulah, lebih baik kita ngga usah dan ngga perlu sama sekali untuk mengulik lebih jauh kehidupan mantannya pasangan. Kalau ini sih alasannya lebih kepada menjaga kesehatan jiwa kita. Ngga mau kan baper berlebih cuma gara-gara mantannya pasangan? Lhawong pasangan sudah jelas memilih kita. Nah, kalau malah pasangan yang masih menjaga hubungan dengan mantannya, ini sih soal lain lagi, hehehe.

Tiga, akun pasangannya mantan

Menurut saya, ini sih tingkat kepo terparah. Sudah mantannya di-stalking, eh pasangannya masih ikut dikepo pula. Apa namanya kalau bukan kurang kerjaan.

Alasannya hampir sama dengan poin kedua. Yang ada kita nanti stress kalau ternyata pasangannya mantan lebih ciamik dari kita. Padahal ngapain juga stress ya? Kenal juga ngga. Dan harusnya, segala apa yang terjadi dengan si mantan, tak perlu kita ambil pusing.

Baiklah, sepertinya cukup 3 akun itu saja yang ngga perlu kita buka-buka lagi demi kebahagiaan pernikahan. Intinya, kita hidup di masa kini dan masa yang akan datang. Jadi ngga perlu terlalu jauh mengulik masa lalu. Masa lalu adalah hal terjauh yang ngga akan bisa terulang. Dan, kalaupun ada masalah dengan pasangan sekarang, cari solusinya dari dalam, bersama-sama pasangan, bukan malah cari solusi dengan menghubungi mantan.

Jadi, ada ngga nih ibu-ibu yang masih suka kepo 3 akun di atas?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s