marriage

Menutup Pintu Perselingkuhan

Broken Red Cheating Heart
Gambar dari Google

Selingkuh. Dari dulu hingga sekarang kata ini masih menjadi momok dalam pernikahan. Tak sedikit mahligai yang akhirnya hancur akibat perbuatan ini. Bahkan cinta saja tak cukup untuk menyelamatkan pernikahan dari perselingkuhan.

Beberapa bulan belakangan jagad dunia maya digemparkan dengan perselingkuhan seorang suami saat istrinya — yang notabene seorang dokter — sedang hamil. What? Tega benar ya, istri sedang dalam kondisi kepayahan yang juga karena perbuatannya, diselingkuhi dengan perempuan lain yang tak lebih cantik dari istrinya.

Cerita perselingkuhan juga saya dengar dari obrolan di WhatsApp grup di mana pasangan suami istri bercerai karena suaminya selingkuh dengan perempuan lain yang merupakan kolega di sekolah masternya, yang mana jenjang pendidikan itu dibiayai oleh sang istri. Kurang kebangetan apa coba? Istri kerja keras banting tulang, membiayai hidup keluarga plus biaya sekolah suami, si suami malah berselingkuh dengan teman kampusnya. Namun mungkin memang begitulah ketetapan Allah. Memasangkan hambaNya yang baik dengan yang baik juga, demikian sebaliknya. Hamba pezina, tidak dinikahi melainkan dengan pezina pula.

Sebenarnya hal-hal apa sajakah yang termasuk dalam perbuatan selingkuh?

Jenis-jenis Perselingkuhan 

Dulu, perselingkuhan hanya identik dengan hubungan fisik bersama seseorang yang tidak ada ikatan resmi dengan kita. Namun kini, makna perselingkuhan meluas sehingga jenis-jenisnya pun makin bertambah. Menurut id.asianparent.com, ada empat jenis perselingkuhan yang harus kita waspadai.

1) Selingkuh Emosional

Kita dikatakan melakukan selingkuh emosional jika kita merasa lebih nyaman berdekatan dengan orang yang bukan pasangan kita. Berdekatan di sini bukan melulu hubungan fisik. Saling curhat, ngobrol ngalor-ngidul tak penting dengan lawan jenis selain pasangan masuk dalam kategori ini.

2) Selingkuh Fisik

Mulai dari bercanda kebablasan yang disertai kontak fisik, sampai hubungan suami istri di luar ikatan pernikahan, masuk dalam kategori ini. Hal ini karena Islam menetapkan batas yang ketat dalam pergaulan di antara lawan jenis bukan mahram.

3) Selingkuh Digital

Hati-hati, ini jenis selingkuh yang paling sering terjadi terutama di era cyber saat ini. Termasuk jenis ini antara lain : stalking akun media sosial lawan jenis yang bukan pasangan kita, rutin memberi like pada foto selfie yang diunggahnya, rutin mengomentari statusnya, obrolan di WhatsApp grup yang menjurus bergenit-genit, melakukan chat via japri plus telepon dan video call tanpa keperluan penting.

4) Selingkuh Mental

Adalah jenis selingkuh yang sangaaaat halus. Ketika kita tanpa sadar sering membayangkan dan mengharapkan orang lain yang bukan pasangan sah kita. Ini juga rawan terjadi di era cyber jika ada orang yang sering mengumbar kebaikan pasangannya, atau doyan mengumbar kemesraan di media sosial.

3 Pintu Perselingkuhan

Perselingkuhan adalah salah satu tipu daya syaithan untuk mencerai-beraikan pernikahan yang masuk melalui pintu-pintu berikut ini :

1) Curhat dan Diskusi

Perempuan suka mencurahkan isi hati, sementara laki-laki suka berdiskusi. Jika perempuan merasa sedang mengalami masalah namun pasangannya tidak mau mendengarkan curhatnya, bisa jadi di luar sana ia menemukan kenyamanan curhat dengan lelaki lain, bisa seorang “ustadz” atau rekan kerjanya jika ia adalah seorang wanita karir.

Pun demikian dengan lelaki. Jika pada pasangannya ia tak menemukan keasyikan saat berdiskusi, bisa jadi ia menemukannya bersama perempuan lain yang dinilai lebih dapat mengimbangi obrolannya.

2) Acara Reuni

Reuni sekolah, kampus atau komunitas di masa lalu bisa menjadi pintu masuk perselingkuhan apabila kebetulan acara tersebut juga dihadiri sosok istimewa yang pernah kita kagumi, atau sosok yang memiliki hubungan khusus dengan kita di masa lalu. Namun terhadap orang yang tak ada hubungan dengan kita sebelumnya pun, tetap berpotensi terjadi perselingkuhan jika kita tidak hati-hati menjaga sikap.

3) Sosial Media

Era cyber seperti sekarang, perselingkuhan melalui sosial media paling sering terjadi. Mulai dari orang yang tidak dikenal sebelumnya yang saling tertarik dengan berlama-lama melihat foto masing-masing, atau godaan orang-orang di masa lalu akibat sering sekali stalking akun media sosial yang bersangkutan. Puncaknya adalah ketika pertemuan dan komunikasi di dunia maya ini dilanjutkan di dunia nyata.

Selain itu, perselingkuhan via media sosial juga kerap terjadi akibat salah satu pihak baik itu suami atau istri suka mengumbar apa yang terjadi di rumah tangganya melalui status, foto-foto, dan sebagainya.

Menutup Pintu Perselingkuhan

Sebagaimana perselingkuhan bisa masuk melalui 3 pintu yang sudah disebutkan di atas, beginilah cara menutup pintu-pintu itu supaya rumah tangga kita tetap terjaga.

1) Menjaga pergaulan dengan lawan jenis sebatas keperluan darurat 

Artinya, benar-benar menjaga diri. Jika perempuan berarti tidak perlu berlemah-lembut, merendahkan suara, apalagi bergenit-genit dan bermanja-manja dengan lelaki yang bukan mahramnya. Apatah lagi curhat masalah pribadi, obrolan biasa dengan nada lembut saja tidak perlu dilakukan.

Begitu pula dengan lelaki. Tidak perlu beramah-tamah berlebihan dengan perempuan bukan mahram. Karena terkadang perempuan itu mudah dihanyutkan dengan attitude lelaki yang ramah dan terlalu sopan. Hindari pula diskusi yang sifatnya cair dengan lawan jenis.

Pastikan kita hanya melakukan curhat dan diskusi, serta menunjukkan sifat-sifat lemah lembut dan akhlak termulia dengan pasangan hidup kita.

2) Menjaga pandangan

Ini berlaku untuk laki-laki dan perempuan. Awal dari perselingkuhan biasanya dari pandangan yang dibiarkan ke mana-mana melihat yang bukan haknya. Hal ini juga berlaku baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Sebagaimana kita diperintahkan menjaga pandangan di dunia nyata, dengan menjaga mata supaya tidak jelalatan, di dunia maya pun mata kita jangan sampai piknik ke mana-mana dengan stalking akun media sosial lawan jenis.

3) Menggunakan pakaian syar’i yang menutup aurat dan tidak berhias jika keluar rumah

Aturan Islam memang paling lengkap di mana sebagai perempuan hendaknya tidak berhias saat keluar rumah, mengenakan pakaian syar’i yang menutup seluruh tubuh dan perhiasannya. Hal ini sebagai penyempurna perintah menjaga pandangan bagi laki-laki dan perempuan.

4) Tidak menghadiri acara reuni melainkan dengan didampingi pasangan

Ada sebagian orang yang merasa lebih nyaman menghadiri acara reuni tanpa didampingi pasangan. Mereka beralasan merasa kasihan pada pasangan jika nanti tidak nyambung, tidak bisa menikmati acara, dsb. padahal dengan menghadiri reuni didampingi pasangan akan membuat kita lebih bisa menjaga diri dan kehormatan kita.

Jika dirasa reuni atau acara-acara seperti itu lebih banyak mendatangkan mudharat daripada manfaat, lebih baik tidak perlu menghadirinya sama sekali daripada mengancam keutuhan rumah tangga.

5) Tidak mengumbar masalah rumah tangga di dunia maya

Yang namanya masalah rumah tangga sangat tidak disarankan untuk diumbar di depan umum, karena sama saja membuka aib diri sendiri dan pasangan. Jika ada masalah, lebih baik diselesaikan secara internal. Jika tidak bisa maka minta bantuan pihak ketiga yang dirasa kompeten menyelesaikan persoalan. Mengumbar masalah rumah tangga apalagi di media sosial tidak akan pernah menjadi solusi.

6) Tidak memajang foto diri atau foto keluarga di sosial media

Hal ini terkait dengan menjaga pandangan dan membantu orang lain menjaga pandangannya. Jika di dunia nyata saja kita berhati-hati untuk tidak berhias dan mengenakan pakaian sederhana, tidak ada gunanya itu semua jika kita malah menampakkan eksistensi diri secara berlebihan di dunia maya.

Singkatnya, benteng penjaga terkuat untuk menangkal perselingkuhan adalah dengan iman. Iman yang kuat akan menjaga pemiliknya untuk menjauhi perbuatan-perbuatan yang dimurkai Allah. Karena rasa cinta saja tak cukup untuk membuat kita bebas dari keinginan untuk berselingkuh.

Semoga Allah menjaga kita dan keluarga kita.

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Menutup Pintu Perselingkuhan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s