life, me, myself, I, motherhood

My 5 Favorite Me-Time

Banyak yang bilang, salah satu "kenikmatan" menjadi ibu bekerja adalah bisa memiliki me-time yang lebih leluasa dibanding ibu-ibu yang menghabiskan hampir sebagian besar waktunya untuk mengurus anak di rumah. Dengan demikian, ibu bekerja sudah tidak butuh me-time lagi ketika di rumah. Justru kemewahan terbesar yang dirasakan ibu bekerja adalah saat bisa mendampingi anak di rumah.… Continue reading My 5 Favorite Me-Time

Advertisements
motherhood

Ibu Rumah Tangga dan Ibu Bekerja, Siapa yang Lebih Berkorban?

Disclaimer: Tulisan ini murni opini pribadi, bukan bertujuan untuk menyudutkan siapapun. Apapun pilihan dan keadaan kita saat ini, semoga itulah yang terbaik untuk keluarga kita šŸ™‚ Sebenarnya saya sudah lelah dengan perdebatan ini, siapa yang lebih mulia: ibu rumah tangga atau ibu bekerja? Masing-masing pihak memgklaim pilihannya lebih baik dari yang lain. Ibu rumah tangga… Continue reading Ibu Rumah Tangga dan Ibu Bekerja, Siapa yang Lebih Berkorban?

motherhood

Ibu, Jangan Ingkari Fitrahmu

Tulisan ini lahir dari fikiran yang berbeda saat membaca ulasan yang menyatakan laki-laki yang menolak berkompetisi dengan perempuan adalah laki-laki berfikiran sempit, laki-laki yang "ketakutan" memperistri perempuan berpendidikan tinggi adalah laki-laki berpandangan cupet, juga statement "wanita sebagai ibu rumah tangga" akan mendiskreditkan perempuan. Sebagai orang yang menganggap kesetaraan gender dalam segala aspek adalah satu hal yang… Continue reading Ibu, Jangan Ingkari Fitrahmu

motherhood

Tentang Kewarasan Seorang Ibu

Dunia Facebook pekan lalu diramaikan oleh posting-an seorang ibu yang membagikan beberapa tips survive bersama dua balita tanpa ART atau babysitter, yang mana tips tersebut dirasa sangat mewakili jutaan ibu-ibu lain sehingga menjadi viral. Apa saja tipsnya? Di antaranya yang paling saya ingat adalah : ngga perlu selalu beberes atau bersih-bersih rumah karena buat apa… Continue reading Tentang Kewarasan Seorang Ibu

motherhood, parenting

Untukmu yang Ingin Berhenti Bekerja

Dua hingga tiga dekade lalu, jumlah ibu yang bekerja di sektor publik jauh lebih banyak dari saat ini. Seiring perkembangan zaman yang makin meresahkan, dilihat dari banyaknya kasus ekstrim (pornografi,Ā married by accident, LGBT, dsb) yang mengancam anak-anak kita membuat para ibu tergerak pulang kembali ke rumah untuk mengurus anak-anak mereka dengan tangan mereka sendiri, menjadi… Continue reading Untukmu yang Ingin Berhenti Bekerja